Kamis, 21 April 2011

Veronika memutuskan Mati

Seorang wanita muda dan cantik dengan kehidupan normalnya, ia berusaha membunuh dirinya dengan meminum pil tidur karena dia merasa hidupnya hampa. Ia bosan dengan rutinitas yang ia jalani, ia menganggap hidupnya tidak berarti lagi. Setiap hari ia melakukan pekerjaan yang sama, Pagi bekerkja di perpus takaan, kemudian pulang saat sore, bertemu dengan kekasih lalu tidur dan besoknya rutinitas yang sama akan dia lakukan lagi, sampai akhirnya dia menikah dan punya anak lalu melihat suaminya berselingkuh namun dengan alasan anak dia bertahan hidup sampai ia tua(hal yang selalu terjadi pada kebanyakan orang). namun sebelum semuah hal itu terjadi pada dirinya, dia memutuskan untuk mati.
Sambil menanti kematiannya dia membaca sebuah artikel di majalah yang jenaka menanyakan "Dimana Slovenia", ia merasa kesal karena Slovenia adalah kampung halamannya karena itu dia memutuskan untuk menulis surat kepada pers membenarkan bunuh diri, gagasan untuk membuat pers percaya bahwa dia telah membunuh dirinya sendiri karena orang -orang tidak tahu mana Slovenia dan kematiannya akan membuat Slovenia terkenal.
Namun Veronika berhasil di selamatkan karena pertolongan para medis. Veronika sadar saat ia berada di rumah sakit, bukan sembarang rumah sakin melainkan rumah sakit jiwa. Ia di sangka mengalami depresi berat dan di bawa kerumah sakit dia dan dokter mengatakan bahwa umur veronika tidak akan lama lagi karena obat tidur itu telah merusak jantungnya dan usia Veronika tinggal 5-6 hari. Walau di rumah sakit jiwa Veronika tetap berusaha untuk bunuh diri, namun hal tersebut percuma saja. Ia bertemu dengan seseorang yang bernama Zedka yang merupakan teman pertama Veronika di rumah sakit jiwa. kebetulan Zedka akan keluar dari rumah sakit sehari setelah Veronika masuk. Walau mereka hanya bersama sehari namun Veronika membawa banyak perubahan pada diri Zedka. Zedka semakin yakin untuk meninggalkan rumah sakit. Rumah sakit jiwa itu tidak sepenuhnya di diami para pengidap scizofrenia namun juga orang-orang yang telah sembuh dari gangguan kejiwaannya. Di rumah sakit jiwa mereka bebas melakukan apapun yang mereka mau tanpa harus takut dan malu karena semua menganggap mereka gila, karena itu banyak pasien yang telah lama sembuh namun enggal meninggalkan rumah sakit itu. Namun keadaan berubah setelah kehadiran Veronika. Zedka kembali memandang apa makna hidupnya, Ia tidak mungkin selamanya berada di rumah sakit itu, dan sebelum pergi Veronika melihat Zedka melakukan terapi kejut listrik. Dalam novel ini di ceritakan pengalaman Zedka selama mengalami kejut listrik.
Sebelum pergi Zedka menceritakan suatu kisah. Suatu ketika ada seorang penyihir yang ingin menghancurkan seluruh kerajaan dengan membuat seluruh penduduk menjadi gila, ia pun memasukkan racun ke sebuah sumur yang digunakan oleh semua orang. Setelah berapa lama, semua penduduk menjadi gila, kecuali raja dan keluarganya yang ternyata minum dari sumur kerajaan. Raja pun bingung karena semua orang bersikap aneh dan mencoba mengaturnya dengan mengeluarkan peraturan-peraturan baru. Namun justru raja dianggap gila karena membuat peraturan yang tidak masuk akal. Raja pun dianggap tidak pantas lagi berkuasa karena sudah gila! Merasa putus asa, raja pun berniat turun tahta namun ratu mencegahnya dan mengusulkan bagaimana kalau mereka minum dari sumur itu juga kemudian raja beserta keluarga menjadi gila dan akhirnya diterima kembali oleh rakyat. Walau pun negara mereka kerajaan negara yang berbeda namun kerajaan itu tetap berkambang maju dan labih baik dari pada kerajaan lain.

Setelah Zedka pergi, Veronika kembali sendiri dan melakukan rutinitas seperti biasa selama dua hari, ia merasa waktu berjalan begitu cepat dan ia menyadari kalau selama ini yang membuat hidupnya begitu membosankan adalah dirinya sendiri. Ia mempunyai pilihan untuk menentukan jalan hidupnya namuan ia memilih semuanya sama dan monoton, ia bisa merubah hidupnya sebdiri jika ia mau. Suatu malam saat Veronika dilema dengan kondisinya, ia pergi ke ruang santai dan bermain piano yang ada di sana. Piano itu sudah lama sekali tidak ada yang memainkan dan malam itu Veronika bermain piano sepuas-puasnya dengan di temani Eduard (penderita scizofren). Veronika merasa hidup kembali dan menemukan tujuannya. Ia ingin menjadi seorang pianis. Ia teringan semasa kecil ia di ajarkan bermain piano, awalnya ia tidak suka namun lama-kelamaan ia merasa damai dan ingin menjadi pianis. Cita-citanya di tentang oleh ibu Veronika sehingga Veronika memutuskan berhenti bermain dan mengikuti keinginan ibunya. Ia tau semua orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya, namun itu bukan yang di inginkan Veronika. Ia merasa menyesal karena umurnya tidak lama lagi. 
Dalan novel ini Paulo Cuelho bukan hanya menyampaikan tentang makna hidup namun juga tentang makna kejiwaan. Orang yang berada di rumah sakit jiwa belum tentu adalah orang yang gila. Di sini kita memandang orang gila sebanagi suatu yang buruk hanya karena ketidak samaan semata. Orang yang berbeda pemikirannya maka kita aka mengecap kereka gila, padahal mungkin saja perbedaan itu merupakan suatu keunikan. Pada pandangan umum normal adalah sebuah konsensus dalam masyarakat di mana semuanya menyepakati sebuah nilai yang sama. Orang normal adalah orang yang berlaku seperti orang pada umumnya, sedangkan orang aneh (atau dalam hal ini disebut orang gila) adalah orang yang memiliki kelakuan berbeda dari konsensus umum. Dan dalam cerita ini sebenarnya Veronika tidak gila, namun ia hanya di sangka mengalami kegilaan karena tindakan yang ia lakukan tidaklah normal.

Bukan hanya Veronika sadar tentang kehidupan ini yang indah dan masih banyak hal yang ingin ia lakukan di dunia ini, namun Ia juga menemukan Cintanya yaitu Eduard. Sejak kedatangan Veronika, Eduard pun ingin keluar dari dunia fantasi yang ia ciptakan sendiri dan lambat laun Eduard menjadi sembuh dari Scizofennya.
Apakah Eduard dan Veronika akan bisa bersama dan keluar dari rumah sakit jiwa? baca saja bukunya...

Minggu, 17 April 2011

Nyonya Prym dan Iblis

Selama hampir lima belas tahun, Berta menghabiskan waktunya duduk di depan rumah untuk memantau keadaan kota kecil yang bermana Viscos. Setelah kematian suaminya Berta menginvestasika seluruh peninggalan suaminya si sebuah bank agar ia bisa terus bertahan hidup. Berta sering di angap tidak waras oleh penduduk sekitar karena ia kedapatan suka bebrbicara sendiri. Warga Viscos mengira kalau Berta masih sedih atas meninggalnya suaminya karena suatu tragedi. Pada kenyataannya Berta memang bisa merasakan keberadaan suaminya, dan suaminya tidak pernah meninggalkan Berta sepenuhnya. Suaminya pernah memprediksi bahwa dalam waktu dekat desa Viscos akan kedatangan seorang ibis, kerena itu Berta selalu duduk di depan rumahnya untuk menantika iblis itu datang.
Suatu hari sorang laki-laki muncul dengan iblis di belakangnya. Ia akan tinggal di desa itu sekitar tujuh hari. Laki-laki itu terlihat ramah dan baik sehingga seluruh penduduk Viscos mengenalnya. Pada pagi hari laki-laki itu pergi ke bukit dan menguburkan sepuluh batang emas di tempat yang berbeda. Saat menuruni lembah Ia bertemu dengan Chantal Prym, seorang pelayang bar yang muda dan cantik. Awalnya pertemuan itu seolah tanpa di sengaja, ternyata mrs.Prym telah merencanakan pertemuan itu, Ia tau laki-laki itu akan turun melewari jalan di lembah sehingga mrs.Prym menunggu di sana sambil membaca sebuah buku. Tanpa di sangka-sangka sebelumnya, Prym di bawa ke tempat-tempat di mana laki-laki itu menguburkan emas-emasnya. Dan disana awal mula masalahnya. Prym di berikan tiga pilihan oleh laki-laki itu, yang pertama ia harus mengatakan kepada warga Viscos kalau ada sepuluh batang emas di bukit, dan jika mereka ingin mendapatkannya warga Viscos cukup membunuh satu orang, yang dua jika Prym tidak memberi tahu siapapun makan laki-laki itu akan memberi tahu salah satu warga desa dan sekalian memberi tahu kalau Prym juga mengetahuinya dan kemungkinan yang terjadi orang yang tau itu akan membunuh Prym atau laki-laki itu untuk memberitahu dimana letak emas-emasnya, dan yang ketiga Prym kabur dengan emas-emasnya. Dan semua pilihan yang di beri laki-laki itu menunjukan bahwa manusia pada dasarnya jahat karena melanggar sepuluh perintah Allah yaitu, "jangan membunuh" dan"jangan mencuri". laki-laki itu siap mati karena ia akan mati dengan jawaban kalau manusia adalah jahat. Ada pertempuran sengit dalam wanita muda itu, sebuah pertempuran antara malaikat dan iblis-nya.
Prym masih muda dan cantik, ia merasa terkurung di desa konyol. Impian terbesarnya adalah pergi dari desa itu dengan cara menikiah dengan laki-laki dari luar desa tersebut namun impiannya tak kunjung terkabul. Ia iri dengan teman-teman sebayanya yang telah meninggalkan desa tersebuat untuk bekerja di kota lain yang lebih besar, hanya karena Prym anak yatim piatu ia tetap tinggal di desa itu. Ini merupakan kesempatan besar baginya untuk meninggalkan desa itu dengan membawa emas-emas yang ada di bukit. Namun jika Ia mengambil emas-emas tersebut berati Ia mencuri. lagi pula juka ia membawa emas-emas itu dan menukarkannya dengan uang Ia bisa tertangkap dan di tuduh mencuri, karena hal yang aneh jika wanita muda memiliki emas sebanyak itu.
Berhari-hari Prym di temani iblis dan malaikat sampai akhirnya ia memutuskan untuk memberitahu warga Viscos tentang tawaran laki-laki asing itu. Kini seluruh warga Viscos yang bergulat dengan malaikat dan iblis di hati mereka. diam-diam seluruh warga berkumpul untuk mendiskusikan hal tersebut. Desa itu hampir hancur, yang tinggal di sana hanyalah orang-orang tua. Perekonomian mereka berasal lari pertanian dan pertenakan saja. Bahkan mereka berniat menjual tanah bekas lakan kuburan, agar mereka bisa membangun taman bermain untuk anak-anak, supaya anak cucuk mereka mau kembali ke Viscos. Akhirnya penduduk sepakat untuk membunuh seorang diantara warganya dan menyebutnya sebagai pengorbanan. Dan yang menjadi pikihannya adalah Prym (karena tidak memiliki keluarga), Berta (yang dianggap gila dan akan bersyukur jika bertemu dengan suaminya) dan sang pastor (yang dengan sukarela mengorbankan dirinya).
Berta yang merasa iblis hampir menguasai Viscos, mendapat pesan dari suaminya bahwa warga ingin mengorbankannya dan menyuruhnya kabur. Namun Berta tidak ingin pergi, Ia ingin melindungi desanya walau Ia sudah sangat tua. Walau kecil desa itu sangat terkenal dengan kebaikannya. Dalam sejarahnya desa itu adalah desa tempat para penjahat yang berhasil kabut saat negara tersebut sedang berperang dan dulu di desa itu yang paling menonjol adalah sang pemimpin (penjahat yang paling berbahaya) dan seorang petapa (baik hati). Suatu hari sang petapa datang berkunjung kerumah si pemimpin jahat itu, disana ia berbincang-bincang tanpa rasa takut sedikitpun, padahal si penjahat sudah berniat ingin membunuh si petapa saat tertidur. Malamnya si petapa tidur dengan pulas di samping si penjahat yang sedang mengasah pisau, paginya si penjahat menangis tersedu-sedu karena ia bingung, kenapa petapa itu tidak takut ia bunuh dan akhirnya sang penjahat menjadi baik. Ia membuat tiang gantungan yang sangat besar dan di taruh di pusat jalan di desa itu. Semua orang yang melihatnya bertanya untuk apa tiang gantungan itu, namun sang penjahat tidak mengatakan apa-apa. Sampai akhirnya seluruh penduduk merubah sikap menjadi baik karena takut pada tiang gantyungan itu.Dan akhirnya desa itu menjadi desa yang baik.
Dan sekarang desa itu kembali di uji. Mereka di uji untuk menjadi si baik atau menjadi si jahat.


Banyak sekali pesan moral dalam buku ini. Dalam diri manusia ada iblis dan malaikai. Tidak selamanya manusia itu baik dan tidak selamanya manusia itu jahat. Terkadang mereka silih berganti memasuki jiwa manusia. Hati laki-laki asing itu telah dikuasai iblis sehingga ia mencari kebenaran apakah manusia itu jahat atau baik. pada akhirnya hati laki-laki asing itu menemukan cahaya terang dari malaikatnya yang telah lama tidur dan apakah desa itu juga menemukan cahaya malaikatnya?

Satu karya terbaik Paulo Coelho seorang sastrawan Brasil. Buku yang sangat menginspirasi dan memberi banyak makna tentang kebenaran. Rahasia jiwa namusia yang menjadi medan pertempuran antara iblis dan malaikat. Buku ini membuat kita berfikir kembali untuk apa kita berbuat baik, mengajarkan kita makna kebaikan yang sebenarnya. Kebaikan bukan karena dari rasa takut akan hikuman namun berasal dari hati kita sendiri.







Rabu, 06 April 2011

Manusia

bersambung dari entri yang tadi...
kalo gak salah aku pernag nulis di bloh tentang manusia juga... tapi mungkin di mantan blog aku yang aku buat di "ngeblog.com" blognya tiba-tiba ilang dan gak bisa di buka.. rese banget emang...
nah karena tadi nyinggung-nyinggung kata "manusia" aku jadi terinspirasi nulis tentang mahluk yang bernama "manusia" itu... (teringan hari sabtu ada quis filsafat)

apa itu "Manusia"???
dari mana manusia berasal??
siapa si manusia??

beberapa pandangan filsuf mengenai manusia...
Sokrates berkata "kenali dirimu sendiri".  
Plato dan Plotinus berkata bahwa manusia adalah suatu mahluk Tuhan"
Epikurus "manusia adalah suatu mahluk yang berum,ur pendek, lahir karena kebetulan dan tidak berisi apa-apa"
Descrates "manusia adalah hewan yang berfikir terbentuk dari jiwa dan raga" dia juga pernah berpikir bahwa "kebebasan manusia itu dalam beberapa segi sama dengan kebebasan Tuhan"
Voltare "manusia adalah hewan yang paling berkembang dalam hidup"
Hobbes "manusia adalah mahluk agresif dan jahat"
Roseau "manusia adalah mahluk yang baik menurut kodratnya"
si Buber, Marcel, Levinas, sama Mounier berpendapat "manusia mahluk yang bernialai unik"
Spinoza "manusia hanya banyangan dari subtansi ilahi"

maka menurut teori Yasika (sok kaya filsuf) "manusia itu adalah mahluk ciptaan Tuhan yang dapat bergerak dan berfikir (memiliki alak dan budi) yang juga merupakan mahluk terjahat menurut alam dan sekaligus mahluk terbaik menurut kodratnya."

manusia selalu manganggap dirinya adalah mahluk sempurna karena manusia memiliki akal pikiran.(memiliki kelebihan yang tidak dimiliki mahluk lain) Akal pikiran adalah senjata tercangih manusia, dengan akal pikirannya manusia bisa menjadi mahluk baik di muka bumi ini, namun dengan akalnya serta ketamakannya manusia juga bisa menjadi mahluk penghancur, predator dan memangsa nomer satu di dunia.
Hewan, Tumbuhan dan kata Tuhan tidak akan ada jika manusia tidak ada. Manusia merupakan pencipta dan penghancur. 
Ada yang mengatakan manusia adalah mahluk pencari kebenaran, namun kebenaran itu sendiri berasal dari akal pikiran manusia.
jika berbicara mengenai manusia makan akan sangan luas aspeknya karena semua saling berhubungan. seperti yang di tulis tadi "manusia merupakan pencipta." Jika manusia tidak berfikir maka tidak ada yang mengenal Tuhan.
Manusia bisa dipandang dalam 4 aspek biologis, rohani, kebudayaan ataupun secara campuran.  
Secara biologis, manusia adalah salah satu spesies di muka bumi yang diklasifikasikan sebagai Homo sapiens , sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi dengan otak berkemampuan tinggi. manusia biasanya dianggap sebagai satu-satunya spesies yang dapat bertahan hidup dalam genus  Homo. Manusia menggunakan daya penggerak bipedalnya (dua kaki) yang sempurna. Dengan adanya kedua kaki untuk menggerakan badan, kedua tungkai depan dapat digunakan untuk memanipulasi obyek menggunakan ibu jari.
Dalam hal kerohanian, manusia dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam  agama dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan keTuhanan atau mahluk hidup dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain.
Dalam antropologi kebudayaan, manusia dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan bisa disebut saling melengkapi.

Rabu, 30 Maret 2011

Electroconvulsive Therapy (kejut listrik)

Electroconvulsive therapy (ECT) adalah salah satu metode dalam psikiatri untuk menangani pasien dengan penyakit-penyakit tertentu yang berhubungan dengan mental atau gejala emosional. alat ECT ini lebih besar dibanding kotak sepatu namun dapat memberi kejutan listrik ratusan volt dalam waktu yang di tentukan. Secara tidak langsung Terapi ini sangat tidak berprikemanusiaan karena pasien setelah diberi terapi ini menjadi koma sesaat dan berada di antara hidup dan mati. Jika di pikirkan terapi ini memiliki resiko yang sangat besar. ECT dianggap sebagai pengobatan pada pasien depresi berat, dan obat yang diberikan tidak berpengaruh pada pasien misalkan di saat pasien sudah diluar kendali, tidak makan dan minum atau pada saat pasien ingin bunuh diri. ECT juga digunakan sebagai pengobatan untuk scuzofrenia dan mani, tapi sekarang itu hanya kadang-kadang. 

Sejarah
ECT telah digunakan selama lebih dari 70 tahun, namun tetap salah satu perawatan paling kontroversial yang digunakan dalam psikiatri Meskipun psikiater paling mendukung penggunaannya, tetapi masih banyak orang yang tidak setuju dengan terapi ini.
Pada awal abad ke 16 alat kejut ini telah dipergunakan oleh orang-orang yang mengalami gangguan jiwa. Pada 1785, penggunaan terapi induksi kejang didokumentasikan di London Medical Journal. Terapi kejang diperkenalkan pada tahun 1934 oleh ahli saraf Hungaria Ladislas J. Meduna yang, keliru percaya bahwa skizofrenia dan epilepsi adalah gangguan antagonistic.  Dalam waktu tiga tahun terapi kejang Metrazol telah digunakan di seluruh dunia. Pada tahun 1937, pertemuan internasional pertama pada terapi kejang diselenggarakan di Swiss oleh psikiater Muller Swiss. Proses diterbitkan di American Journal of Psychiatry dan, dalam waktu tiga tahun, terapi kejang cardiazol telah digunakan di seluruh dunia. Italia Profesor Neuropsychiatry Ugo Cerletti, yang telah menggunakan kejutan listrik untuk menghasilkan kejang pada hewan percobaan, dan rekannya Lucio Bini mengembangkan ide menggunakan listrik sebagai pengganti Metrazol dalam terapi kejang dan, pada tahun 1937, bereksperimen untuk pertama kali pada seseorang. Sherwin B. Nuland, yang membicarakan masalah dengan seorang pengamat tangan pertama pada 1970-an, memberikan deskripsi berikut hasil penggunaan pertama dari ECT pada seseorang. 
Pada awal 1940-an, dalam upaya untuk mengurangi gangguan memori dan kebingungan yang berhubungan dengan pengobatan, dua modifikasi yang diperkenalkan yaitu penggunaan penempatan elektroda sepihak dan penggantian arus sinusoidal dengan pulsa singkat. Butuh waktu bertahun-tahun untuk singkat-pulsa peralatan untuk diadopsi secara luas. Beberapa waktu  ECT tidak di gunakan psikiater.
Pada 1940-an dan awal 1950-an ECT biasanya diberikan dalam bentuk "dimodifikasi", tanpa relaksan otot, dan penyitaan yang menghasilkan kejang skala penuh. Sebuah komplikasi yang jarang tetapi serius dari ECT tidak dimodifikasi adalah fraktur atau dislokasi tulang panjang. Pada tahun 1940-an psikiater mulai bereksperimen dengan curare, racun Selatan melumpuhkan otot-Amerika, dalam rangka memodifikasi kejang. Pengenalan suxamethonium (succinylcholine), sintetis alternatif yang lebih aman untuk curare, pada tahun 1951 menyebabkan penggunaan lebih luas dari ECT "dimodifikasi". Bius short-acting biasanya diberikan di samping relaksan otot dalam rangka luang pasien rasa sesak napas mengerikan yang dapat dialami dengan relaksan otot.

Pertumbuhan stabil penggunaan anti depresan bersama dengan penggambaran negatif ECT di media massa menyebabkan penurunan ditandai dalam penggunaan ECT selama tahun 1950 hingga 1970-an. The Surgeon General menyatakan ada masalah dengan terapi kejut listrik di tahun-tahun awal sebelum anestesi secara rutin diberikan dan, sekarang praktek-praktek kuno berkontribusi penggambaran negatif ECT di media populer. The New York Times menggambarkan persepsi negatif publik terhadap ECT sebagai terutama disebabkan oleh satu film,”For Big Nurse in One Flew Over the Cuckoo's Nest “
Pada tahun 1976, Dr Blatchley menunjukkan efektivitas arus konstan ECT nya, perangkat pulsa singkat. Perangkat ini akhirnya digantikan perangkat sebelumnya karena pengurangan efek samping kognitif, meskipun beberapa klinik ECT di AS masih menggunakan perangkat sinus-gelombang.Tahun 1970-an melihat publikasi dari Psikiatri pertama tugas laporan Asosiasi Amerika berlaku pada terapi electroconvulsive (yang harus diikuti oleh laporan lebih lanjut pada tahun 1990 dan 2001). Laporan ini mendukung penggunaan ECT dalam pengobatan depresi. dekade juga melihat kritik dari ECT. Khusus kritikus menunjuk kekurangan seperti dicatat efek samping, prosedur yang digunakan sebagai bentuk pelecehan, dan aplikasi tidak merata ECT. Penggunaan ECT menurun sampai tahun 1980-an, "ketika digunakan mulai meningkat di tengah meningkatnya kesadaran akan manfaat dan efektivitas biaya untuk mengobati depresi berat". Pada tahun 1985 Institut Kesehatan Mental Nasional dan National Institutes of Health mengadakan konferensi pengembangan konsensus tentang ECT dan menyimpulkan bahwa, ECT sementara adalah pengobatan yang paling kontroversial di psikiatri dan memiliki efek samping yang signifikan, itu telah terbukti efektif untuk berbagai sempit gangguan kejiwaan parah. Karena reaksi yang telah dijelaskan sebelumnya, lembaga-lembaga nasional ditinjau praktek-praktek masa lalu dan standar baru ditetapkan.
Pada tahun 1978, The American Psychiatric Association merilis laporan tugas pertama berlaku di mana standar baru untuk persetujuan diperkenalkan dan penggunaan penempatan elektroda sepihak direkomendasikan. Tahun 1985 NIMH Konsensus Konferensi menegaskan peran terapi ECT dalam keadaan tertentu. Asosiasi Psikiater Amerika merilis laporan tugas kedua berlaku pada tahun 1990 di mana rincian khusus mengenai pengiriman, pendidikan, dan pelatihan ECT didokumentasikan. Akhirnya pada tahun 2001 Asosiasi Psikiater Amerika merilis laporan tugas terbaru gaya. Laporan ini menekankan pentingnya informed consent, dan peran diperluas bahwa prosedur telah dalam kedokteran modern.
Proses
  • Pasien dibaringkan di sebuah ranjang dan diikat dengan tujuan saat pasien dikejutkan dengan listrik tidak menimbulkan cereda fisik. Lidah pasien di beri penyangga adar pasien tidak mengigit lidahnya sendiri. 
  • ada sekitar 6 sampai 12 perawat, untuk keamanan pasien.
  • ECT di pasangkan di kepala dan ditur voltnya, sesuai dengan kebutuhan.
  • Pasien akan mendapat kejutan listrik selama beberapa detik, namun efeknya akan berlangsung lama (sekitar satu sampai dua jam), tubuh pasien akan mengalami kejang beberapa kali (efek listrik yang masih ada di tubuhnya)

 Resiko dan Efek samping
  • ECT tidak lebih berbahaya dari pada operasi kecil di bawah anestesi umum, yang memiliki tingkat kematian sekitar 1 dalam 10.000.
  • Ini dilakukan di bawah asuhan konsultan atau spesialis anestesi, yang mengelola anestesi umum dan memantau pasien selama prosedur.
  • Pasien akan kehilangan memori jangka pendeknya, namun pasien bisa mengingat kembali beberapa waktu kemuadian.
  • Beberapa orang menderita sakit kepala dan nyeri otot langsung setelah perlakuan dan ini merespon dengan baik untuk obat penghilang rasa sakit umum, seperti parasetamol.
  • Jumlah listrik diterapkan pada kulit kepala dan jumlah yang lebih rendah yang mencapai otak terlalu kecil untuk menyebabkan kerusakan otak abadi.
  • American Psychiatric Association, telah menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa ECT menyebabkan kerusakan otak struktural.
  • Kejang ditimbulkan oleh kejutan listrik penyebab utama kematian neuron .
  • Orang yang menderita epilepsi dan telah sesuai spontan (dalam kondisi yang jauh lebih sedikit hati-hati dikendalikan) tidak mengalami kerusakan otak berlangsung kecuali sesuai yang berkepanjangan. 

Persetujuan
  • Hanya dokter yang bisa hanya memutuskan untuk memberikan ECT pada pasien.
  •  Setiap pasien, yang cukup baik, akan memiliki prosedur yang dijelaskan kepada mereka dan akan diminta untuk memberikan persetujuan tertulis (izin) untuk pengobatan.
  • Persetujuan ini dapat ditarik setiap saat dan pengobatan akan dihentikan.
  • Pasien yang dianggap terlalu sakit untuk memberikan persetujuan masih akan memiliki prosedur yang dijelaskan kepada mereka, tetapi dokter independen yang ditunjuk khusus (yang tidak bekerja dengan dokter yang merawat pasien) akan diminta untuk memberikan pendapat. Jika ia menganggap ECT pengobatan yang paling tepat ini dokter kedua secara efektif akan memberikan persetujuan atas nama pasien.
  • Setiap orang mempertimbangkan ECT harus membicarakan hal ini dengan psikiater mereka, yang dapat menjawab pertanyaan spesifik mereka. 

Anonim.  http://en.wikipedia.org/wiki/Electroconvulsive_therapy. 31 maret 2011
Anonim. http://www.medhelp.org/lib/ect.htm . 31 maret 2011
Anonim. http://www.mdf.org.uk/?o=56908. 31 maret 2011
Mulholland Ciaran. http://www.netdoctor.co.uk/diseases/depression/electroconvulsivetherapy_000605.htm .
            31 maret 2011



 
©Suzanne Woolcott sw3740 Tema diseñado por: compartidisimo